Mengapa Saya Memilih Gitar
Awalnya, ketika saya masih kecil, kecil sekali…bayangkan seekor semut dengan sekala 1:1000000. Sudah? Ok. Karena saya tidak mau anda tersesat dalam pengintrepretasian diriku 8-). Sebenarnya tepat pada saya masih kelas 4 sd, music begitu merasuki jiwa saya. Saya sering terdiam terpaku duduk didekat radio tape mendengar lagu-lagu yang terus mengalun dengan harmoni. Saya selalu berusaha mengapal (sebenarnya tidak, soalnya saya banyak mendengar lagu aliran Country seh pada saat itu. Dan berbahasa inggris pula.. ) yah mungkin lebih tepat berusaha melafalkannya yah. ketika saya senang saya selalu bernyanyi khususnya ketika lagi mandi (sampai sekarang, sempat anak satu kos aq pernah menyarankanku untuk kos yang ada kamar mandi didalamnya) dan bermain bola satu lagi ketika menyiksa anak-anak tetangga... Dan ketika sedih pun juga saya selalu bernyanyi khususnya ketika dimarahi oleh my grandma karena selalu kesorean karena pulang bermain bola dan karena nilai-nilai rapor saya yang selalu berbunga mawar (merah). Ada yang bilang music meluluhkan jiwa yang kasar, liar. Mungkin tak ada ungkapan yang lebih tepat, terutama bagi saya. Sudah jelas saya dipengaruhi oleh music yang sering dipasang dirumah kami cthnya, frank Sinatra, ebiet g. ade, Iwan fals, Frankie and jane dan berbagai music Country seperti the shirelles, The Everly Brothers, Jerry Lee Lewis, dan banyak lagi kompilasi yang membuat otak saya tidak dapat mengingatnya. Orang mengatakan bahwa mendengarkan music (khususnya ketika sedang belajar) dapat membuat kita menjadi lebih fokus dan yah tentang kesuksesan dalam penyerapan pembelajaran, namun saya merasa hal ini berbeda dengan saya. Setiap kali saya mendengarkan music yang menurut saya enak didengarkan maka saya pasti berhenti sejenak melakukan aktivitas lain, dan berusaha mendengar dan menyerap setiap melodi dan kata yang ada dalam sebuah lagu tersebut. Lalu saya mulai bertanya bagaimana cara mereka membuat nada-nada tersebut? Kemudian pada sekitar kelas 5 sd saya membeli lagu-lagu pop yang seperti DEWA 19, Wayang, Stinky, dan Sheila on 7. Tetangga sebelah rumah kami sering juga menyanyikan lagu-lagu tersebut. Tapi bedanya dia menyanyikannya dengan sebuah alat. Yah alat itu bernama guitar. Nama sahabat tersebut adalah Alm. Ebenezer malam karokaro. Bisa dikatakan dialah orang pertama yang memperkenalkan pada saya how to play a guitar.
Pelajaran pertama
Ketika itu saya diajari tentang berbagai chord, yang pada akhirnya saya tahu bahwa itu adalh chord dalam tangga nada mayor. Disini dia telah memberikan pelajaran yang sangat berarti. Setiap sore setelah mendiang Ebenezer pulang sekolah saya selalu bermain guitar ditempatnya. Sadar bahwa jika tidak memiliki gitar sendiri saya tidak akan berkembang maka saya berusaha mengumpulkan uang jajan saya hari demi hari. Hari demi hari itu terasa menyenangkan dan begitu menyiksa, menyenangkan jika melihat uang saya yang semakin bertambah dan menyedihkan karena….ok kita mulai pembahasan mengenai bagaimana kami bertiga (kedua my big brother) mengekspresikan diri kami dalam sebuah band kalengan… kenapa dibilang kalengan? Mmmhhh…. Yah anda benar! Kami membuat performance band dengan modal gitar karet, drum kaleng bekas (kaleng susu dan perkakas kuningan rumah), dan tentu basnya adalah senar dari raket tennis… apakah anda bisa membayangkan betapa heroiknya kami pada saa itu? Setiap malam ketika orang tua kami pergi, pada saat itulah kami memulai pertunjukan bersejarah kami. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli gitar pertama kami. Gitar tersebut tidak lah mahal dan kualitasnya jauh dari standar. Dengan modal 80 ribu kami menebus sebuah gitar yang kami beli pada saat ada pameran didekat USU (universitas sumatera utara). Sekarang saya memiliki gitar yang pertama tetapi saya tidak dapat menyetem gitar tersebut. Akhirnya dewa gitar sebelah rumah dipanggil untuk meyetem gitar tersebut. Seperti halnya orang yang baru belajar gitar kami mulai membeli buku-buku yang bermanfaat cthnya. MBS, Guitar Chord, Guitar Plus, dan majalah sejenis lainnya. Pembelajaran chord dimulai dari buku-buku tersebut.
New era but not really new
Memasuki masa SMP (Mardi Lestari yang kucinta) aliran music saya berubah aluan. Dari yang pop menuju punk rock dan rock and roll. Pada saat itu permainan saya banyak terpengaruh oleh bobby cool (Superman is Dead), NOFX, Endang Soekamti, The Ramones, Bad religion dll (dan lupa lagi). Penampilan pertama saya juga di sekolah smp ini. Saya ingat lagu pertama yang saya tampilkan secara live ketika ada acara pementasan seni (yang sungguhan) adalah lagunya om Iwan Fals yaitu ‘buku ini aku pinjam’. Di smp permainan saya berkembang cukup baik. Dan pada saat smp ini jugalah kami kehilangan dewa gitar sebelah rumah bang Ebenezer.
True new era
Pada saat memasuki sma (SMAN 7 medan kenangan), saya kembali dipengaruhi oleh music yang berbeda yaitu progressive rock, mulai dari led zeppelin, van halen, dream theater, metallica, megadeth, iron maiden dlsb (dan lainya saya bingung). Dimasa inilah gitar listrik pertama kami terlahir dengan bobot sekitar 5 kilograman. Penampilan saya di sma cukup banyak mungkin lebih dari sepuluh kali. Karena memang sekolah kami sering mengadakan acara yang berhubungan denga kesenian mulai dari acara biasa sampai acara keaagmaan. Dan sampai sekarang jaman saya kuliah (manajemen FEB UGM tersesat). Saya terus mengupdate ilmu saya mengenai gitar. Dan sekarang saya mau berbisnis dalam industry gitar dan music tersebut. Saat ini kami memiliki total guitar sekitar 8 gitar.
Akhir kata, mengapa saya memilih gitar adalah karena saya tidak tahu lagi alat music apa yang dapat saya mainkan. dan pada gitar lah powerpoint saya yang pertama terbentuk. Sebeanrnya masih banyak sekali pengalaman saya mengenai ketertarikan saya terhadap alat music ini, namun saya hanya dapat bercerita samapi disini saja karena pada saat tulisan ini dibuat saya akan pergi tur ke Bandung, Jakarta (tanggerang), dan Jogja. Pesan saya berhati-hatilah dengan yang namanya music terutama tools nya, karena akan membuat anda tak berdaya namun juga dapat membuat orang (khususnya cewek) tak berdaya juga.hehehe. padahal music yang saya mainkan tidak akan mampu didengar oleh kelompok wanita….hikshikshiks T.T
Keluaran SGP Hari Ini Paling cepat Dicatat Di dalam Tabel Data Singapore
3 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar